terbentur lalu terbentuk
sepenggal cerita dari banyak benturan yang datang adalah hikmahnya berdamai. bagaimana tidak, setelah terbentur-jatuh-terseok-menyerah-bangkit-terbentur kemudian terulang sakit atau tidaknya ya dihadapi lalu berdamai.
Jangankanuntuk meyakini hati agar berdamai dengan semua yang telah terjadi , mengucap "aku telah berdamai" pun susahnya setengah mati.
yaaa memang semuanya hanya butuh waktu, sekerasnya hati berkata sulit tapi ketika waktunya datang "aku telah berdamai" adalah ucapan yang paling lega keluar dari mulut dan hati.
berperang dengan diri sendiri, melawan isi hati, menangisi kesepian, meratapi kekosongan adalah teman sehari-hari. kata tanya mengapa selalu tumbuh didalam kepala, berandai-andai akan semua yang telah terjadi.
sampai pada saat ini, semua kata tanya itu hilang tanpa ada rasa bersalah, riuh dikepala hilang bahkan seperti tak pernah ada.
ternyata berdamai dengan banyaknya kepahitan itu adalah kebahagiaan. seperti sepenggal potongan sebuah kalimat yang saya temui
- Dengan kamu memilih untuk tetap hidup setelah apa yang sudah kamu lalui, semua sudah lebih dari cukup. orang lain belum tentu akan bertahan sampai sejauh ini jika ada diperjalanan yang sama seperti yang sudah kamu lalui. untuk itu, aku berterimakasih padamu. terimakasih meskipun sudah tak terhitung lagi seberapa sering hatimu hancur, kamu tetap menjalani hidup dengan semestinya. dan, aku minta maaf. maaf karena takdir begitu pelik hingga kerap kali membawamu pada jurang keputusasaan. mari kita melanjutkan perjalanan walau dengan kaki yang berdarah.-
bahwa ya hidup adalah tentang bagaimana menerima, memaafkan, menikmati, mengikhlaskan lalu berdamai. pun dalam hidup kita selalu diberi kesempatan bertemu dengan banyak orang baru, bukan karena sebuah kebetulan tapi takdir berjalan semestinya. ada beberapa orang yang datang memberi pelajaran ada juga beberapa orang yang datang mengajarkan bagaimana caranya berdamai.
Komentar
Posting Komentar